Konsel, Sultratimes.com, – Pada hari Jumat tanggal 04 Oktober 2024, sekitar pukul 10.00 wita, telah ditemukan mayat / orang meninggal dunia di sebuah gubuk kecil dalam kebun milik warga Dusun III Desa Sumber jaya Kec.Lalembuu Kab.Konawe selatan dalam kondisi membusuk
Adapun Identitas korban : LAMID, Jawa timur 01 Juli 1967 (51 tahun), Islam, Jawa, pekerjaan tidak ada, Dusun III Desa Sumber jaya Kec.Lalembuu Kab.Konawe selatan
Kapolsek Atari jaya, IPDA Rahman, SH saat di konfirmasi media ini membenarkan kejadian tersebut
“Iya benar telah ditemukan mayat di sebuah gubuk milik warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan sudah membusuk” Ungkap Kapolsek
Adapun kronologis kejadiannya, sekitar pukul 10.00 wita, saksi Zaifuddin, Mifta uzen dan Kasim bersama-sama pergi mengecek korban (LAMID) yang tinggal di gubuk kecil berukuran 2×3 Meter, yang berada di kebun belakang rumah ZAIFUDDIN, yang mana saksi dalam beberapa hari tidak pernah melihat korban lagi
Kemudian saksi juga mencium aroma tidak sedap (bau busuk) dari arah tempat tinggal korban, kemudian ketiga orang saksi tersebut pergi mengecek ke kebun belakang rumah saksi ZAIFUDDIN serta memeriksa gubuk kecil yang ditinggali oleh korban
Setelah saksi tiba di gubuk, korban dalam posisi badan terbaring dengan posisi miring kekiri lalu kedua kaki tertekuk seperti orang kedinginan dengan beralaskan 2 buah papan serta tubuh korban dalam keadaan tanpa busana (telanjang bulat) dan kondisi korban sudah tidak bernyawa
Kemudian dengan bengkak mayat yang sudah mulai mengempas serta di kerumini lalat dan belatung juga mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Setelah itu, para saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Sumber jaya.
Lebih lanjut, sekitar pukul 11.00 wita, setelah menerima laporan dari Kepala Desa Sumber jaya personil Polsek Atari jaya yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Atari jaya, PDA RAHMAN,S.H. yang kemudian berkoordinasi dengan Tim medis dari Puskesmas Atari jaya yang di pimpin oleh dr. ELTRIAYANA WARDANI RENGGAALA dan drg.RAHMI FAJAR WATI bersam-sama menujuh TKP.
Tepat Pada pukul 11.30 wita, personil Polsek Atari jaya dan tim medis dari Puskesmas Atari jaya tiba di TKP dan langsung olah TKP oleh personil Polsek Atari jaya dan dilanjutkan pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas Atari jaya yang dibantu oleh 2 orang petugas Kesehatan,
“dari hasil pemeriksaan korban dalam keadaan meninggal dunia, keadaan mayat pada kondisi kaku, untuk lebam mayat sudah tidak dapat dinilai karena sudah terjadi pembusukan, kondisi rambut berwarna hitam sudah mengalami pelepasan dari kulit kepala, kondisi mata sudah terjadi pembusukan, dari kesimpulan dokter bahwa dari kodisi jenasah atau mayat tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasa atau luka akibat kekerasan pada tubuh korban, tidak didapatkan tanda-tanda mati lemas, dan di perkirakan kematian sudah lebih dari 72 (tujuh puluh dua ) jam dari sebelum di periksa” Jelasnya
Kata Kapolsek, dari keterangan saksi-saksi terakhir korban dilihat pada hari selasa tanggal 01 oktober 2024. Dan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan pemerintah Desa setempat untuk dilakukan otopsi namun pihak keluarga menolaknya
“Sehingga korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, selanjutnya dari pihak puskesmas saudara HERI dengan bersama-sama 2 orang personil polsek atari jaya BRIGADIR SYAIFUL BACHRI, SH dan BRIGADIR BAKTIAR UMAR memasukan mayat kedalam kantong mayat lalu mengevakuasi mayat untuk proses pemakaman”Tutupnya
Laporan : Ardan
Editor : Redaksi












