BeritaKonawe Selatan

Perekrutan TFL Terkesan Tertutup, Plt. Kadis PU Konsel Diminta Profesional : Tidak Ada Titip Menitip, Ada Istilah Orangnya Bupati

195
×

Perekrutan TFL Terkesan Tertutup, Plt. Kadis PU Konsel Diminta Profesional : Tidak Ada Titip Menitip, Ada Istilah Orangnya Bupati

Sebarkan artikel ini

Konsel, Sultratimes.com, – Perekrutan tenaga fasilitator lapangan (TFL) yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan tata ruang Kab. Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sultra terkesan tertutup

Pasalnya pendaftaran terkesan dilaksankan secara terbuka tapi tertutup, Seharusnya pengumuman pembukaan pendaftaran di umumkan melalui media sosial atau media elektronik sehingga dapat di akses oleh publik secara luas sehingga anak-anak daerah yang punya kompetensi bisa mendaftarkan diri, tetapi yang terjadi hanya selembar kertas yang ditempelkan dinding

Perekrutan seringkali dinilai tidak melalui pengumuman terbuka, yang memicu anggapan adanya nepotisme atau pengangkatan berdasarkan kedekatan.

Mestinya informasi rekrutmen hingga pengumuman kelulusan harus diumumkan ke publik. Namun faktanya kata Firman, informasi tersebut terkesan disembunyikan dan hanya bisa diakses orang-orang tertentu di internal

hal ini menjadi perhatian dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terkhusus pada Bidang Cipta Karya selaku panitia seleksi terbuka tenaga fasilitator teknik dan pemberdayaan masyarakat.

“Kita mendorong agar Perekrutan pendamping yang direkrut betul -betul memang orang yang punya Kompetensi dan pengalaman kerja sesuai di bidang nya agar Program dana DAK tahun 2026 khusux Sanitasi dapat di jalankan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada”Ujar Firman kepada media ini, Selasa, 07/04/2026.

“Bila perlu Peserta yang tes, nilainya harus di Umumkan ke publik, supaya di liat mana yg layak untuk di tetapkan jadi TFL”Tegasnya.

Selain itu, sejumlah pendaftar diduga mengandalkan atas dasar kedekatan dengan bupati Konawe Selatan sehingga Proses perekrutan dinilai sudah jauh dari kata profesional

semua putra daerah punya hak untuk berpartisipasi dan berkompetisi dengan jujur adil dan berintegritas,

bagmaina mungkin konawe selatan ini bisa setara sesuai visi pak bupati jika dalam hal perekrutan saja sudah ada pemisahan antara Tim Sukses dan yg bukan tim sukses, serasa di konawe Selatan ini semua Instansi SKPD dapat dikendalikan oleh tim sukses pdahal kepemimpinan Bupati dan wakil bupati irham- wahyu adalah untuk melayani dan memberikan ksempatan kepada semua masyarakat konawe selatan bukan hanya orang tertentu

Menurut Firman, sebenarnya rekrutmen ini sangat positif. Karena dilakukan untuk mencari dan mempekerjakan tenaga yang memenuhi kualifikasi. Sekaligus mendorong adanya persaingan yang sehat di antara para calon peserta.

Oleh karena itu proses rekrutmen ini perlu dilakukan dengan memenuhi prinsip-prinsip transparansi, akuntabel, efisien. Agar memberikan peluang yang sama kepada seluruh calon pelamar dan pendamping yang berkinerja baik.

“Bukan justru memilih pendamping suka-suka, Saya menyayangkan, proses rekrutmen ini cacat prosedural dan tidak objektif. Jika model rekrutmennya seperti ini, sama halnya tidak membuka kesempatan kerja kepada orang yang memiliki kompetensi di bidang pendampingan,” katanya.

Sementara itu Plt. Kadis PUPR Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Muhtakir, ST. MT saat di hubungi media ini lewat telpon/WhatsApp tidak direspon

Laporan : Tim