BeritaKonawe Selatan

Buka Pelatihan Pengurus Kopdes Merah Putih, Sekda Konsel Minta Serius Dan Disiplin

2402
×

Buka Pelatihan Pengurus Kopdes Merah Putih, Sekda Konsel Minta Serius Dan Disiplin

Sebarkan artikel ini

Konsel, Sultratimes.com, – Bupati Konawe Selatan (Konsel) melalui Pj. Sekretaris Daerah H. Ichsan Porosi membuka kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi desa kelurahan merah putih bertempat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari ini turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Asisten I dan II, para narasumber dan peserta dari perwakilan pengurus Kopdes se Kabupaten Konsel.

Dalam sambutannya Sekda Konsel, H. Ichsan Porosi menyampaikan bahwa Koperasi merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong tumbuhnya usaha – usaha produktif di tingkat desa dan kelurahan, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan bersama

Namun, untuk mewujudkan koperasi yang maju mandiri dan berdaya saing di butuhkan pengelolaan yang profesional, transparan dan di dukung sumber daya manusia yang kompoten, oleh karena itu pelatihan peningkatan kompetensi bagi pengurus koperasi desa kelurahan merah putih ini, menjadi langkah strategis dan sangat penting untuk memperkuat kelembagaan dan manajemen koperasi di wilayah kita

“KDKMP sebagai program strategi nasional (PSN) dari presiden RI, bapak Prabowo Subianto dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dan lahir sebagai wadah kebersamaan, solidaritas dan kemandirian masyarakat desa dan kelurahan, maka untuk mempercepat pembentukan dan pelaksanaanny, telah di terbitkan instruksi presiden nomor 9 tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih dan instruksi presiden nomor 17 tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan dan kelengkapan koperasi desa/kelurahan merah putih”jelasnya

“Saat ini, 80.081 Koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk di kabupaten Konawe Selatan telah memiliki 345 koperasi desa kelurahan merah putih yang terdiri dari 330 koperasi desa  merah putih dan 15 koperasi kelurahan merah putih, dan telah memiliki ketersediaan lahan sebanyak 52 koperasi Desa/kelurahan merah putih, yang terakses di simkopdes sebanyak 33 koperasi desa kelurahan merah putih serta operasional sebanyak 7 koperasi desa kelurahan merah putih”tambahnya

Oleh karena itu, pemerintah daerah, sangat berharap dan menegaskan kepada seluruh camat, para kepala desa dan kelurahan serta para pengurus kopdes untuk memfasilitasi dan terus melakukan langkah-langkah strategis dan perhatian. Sehingga secara keseluruhan sebanyak 345 kopdes dapat beroperasional dan memiliki ketersediaan lahan dan gerai

Dan Alhamdulillah untuk pembangunan gerai, pergudangan dan perlengkapan sarana koperasi, akan dibangun melalui dukungan dan kerjasama antara kementerian koperasi, kementerian dalam negeri, Kementerian Desa, kementerian keuangan, BUMN, Danantara dan PT Agrinas pangan Nusantara serta TNI

“Di tengah semua itu, kehadiran koperasi harus dapat mengambil peran menjadi garda terdepan ketahanan ekonomi lokal yang mampu beradaptasi dan bertumbuh secara berkelanjutan, disisi lain, koperasi merah putih juga harus menjadi ruang lahirnya sebuah inovasi dan peluang dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Maka dari itu, lanjut sekda konsel agar potensi ini benar-benar optimal, diperlukan kemitraan yang solid dan kolaboratif antara koperasi, pemerintah desa, pelaku umkm, lembaga keuangan, dan sektor swasta melalui forum ini.

“Mari kita bangun kemitraan yang saling menguatkan, yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, dan yang menjadikan koperasi sebagai rumah bersama dalam membangun kemandirian ekonomi lokal yang adil dan menyeluruh dengan terbentuknya koperasi merah putih ini,” tambahnya.

Dirinya berharap koperasi benar-benar menjadi motor penggerak utama dalam pembangunan ekonomi desa dan kelurahan. Ia juga meminta agar semua perlu memastikan bahwa koperasi akan menjadi simpul dari ekosistem pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal lebih dari itu.

“Saya tekankan betapa pentingnya keterlibatan generasi muda dan para sarjana desa dalam memajukan koperasi. dengan semangat, gagasan segar, dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi, mereka dapat menjadi energi baru yang menggerakkan koperasi menuju masa depan yang lebih baik,” tegas H. Ichsan Porosi

“Kepada semua peserta, selamat mengikuti pelatihan ini dengan serius, konsentrasi dan disiplin sehingga bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan daerah. Sehingga hasil akhir yang menjadi tujuan pelatihan ini dapat tercapai,” tutup

Laporan : Tim
Editor : Ardan