Jaya Wijaya, Sultratimes.com, – Wujud nyata, Memperlakukan orang lain dengan hormat, harkat, martabat dan memanusiawikan, tanpa memandang perbedaan fisik, sosial, ras, atau agama merupakan konsep humanisme yang menekankan empati, kasih sayang, dan keadilan, serta memperlakukan sesama sebagai subjek yang setara.
Kedekatan yang dibangun Yonif 725/Woroagi dengan masyarakat Kimbim Distrik Asologaima, aksi penuh empati yang ditunjukan langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Muhamad Safril menjadi garda terdepan ikut mengantarkan jenazah ke rumah duka di tengah kesedihan yang dialami salah satu warga Kimbim, Wamena, Kab. Jayawijaya, Papua Pegunungan.
“Aksi ini merupakan salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila untuk mengajarkan kepada masyarakat sekitar maupun prajurit Yonif 725/Woroagi bahwa menebarkan kebaikan adalah kekuatan bagi Indonesia”Rabu, 01/04/2026.
Dalam suasana duka, Satgas Yonif 725/Woroagi tidak hanya datang untuk menyampaikan bela sungkawa, namun juga memberikan dukungan moral serta bantuan simbolis guna meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Tokoh Masyarakat Kampung Kimbim, Bapak Wilianus Tabuni, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Satgas Yonif 725/Wrg.
Menurutnya, kepedulian tersebut menjadikan masyarakat untuk saling melindungi dengan TNI.
“Semoga Yonif 725/Woroagi berhasil. Babinsa (Serma Kilungga), Tokoh masyarakat (Marinus Tabuni) serta Pihak keluarga Almarhumah juga telah memberikan kepercayaan kepada Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi untuk membantu evakuasi jenazah.”Pungkasnya
Laporan : Tim
Editor : Ardan












